Pementasan Seni Hadrah Lestarikan Marwah Budaya Melayu

Pementasan Seni Hadrah Lestarikan Marwah Budaya Melayu

Pementasan Seni Hadrah Lestarikan Marwah Budaya Melayu

 

Sekadau Hilir, Madah Sekadau -  Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) XII Provinsi Kalimantan Barat, menyelenggarakan tangkai lomba hadrah yang dilaksanakan di Lapangan Ej. Lantu,Kec. Sekadau Hilir, Kab. Sekadau, Jum'at (9/11). Peserta lomba hadrah diikuti oleh 8 Kabupaten/Kota yang dimana 3 Kabupaten yang mengirimkan peserta putra dan 5 Kabupaten yang mengirimkan peserta putri.  

Dari 8 Kabupaten/kota yang mengikuti lomba hadrah pada ajang FSBM XII ini yaitu Kabupaten Kubu Raya, Sekadau, Sanggau, Sintang, Melawi, Landak, Kapuas Hulu, dan Kota Singkawang.

Kesenian hadrah merupakan salah satu akulturasi kesenian lokal yang eksis dikalangan masyarakat melayu di Kalimantan Barat, kesenian ini tidak hanya sebagai sarana hiburan semata tetapi kesenian ini juga berguna untuk memperkenalkan budaya masyarakat melayu yang suka bersyair dan dipadukan dalam gerakan yang serentak sehingga terjadilah harmonisasi antara syarir dan gerakan tersebut.

Tidak heran jika kesenian hadrah ini pada masing–masing daerah terlihat berbeda dari segi gerakan maupun syair yang dilantunkan, karena kebiasaan masyarakat pada masing–masing daerah itu berbeda dan itu juga berpengaruh terhadap hadrah yang mereka geluti sejak zaman dahulu.

Salah satu juri pada lomba hadrah ini, Ismu Nandar mengatakan bahwa kriteria pemenang dalam lomba hadrah ini yaitu harus adanya harmonisasi antara tabuhan gendang dengan vokal dari masing–masing peserta dan kreatifitas gerak sera penyajian penampilan secara keseluruhan.

“Sebenarnya untuk hal kriteria itu terkait dengan vokal kemudian tabuhan dan harmonisasi antara tabuhan dan vokal serta gerak, kemudian penampilan secara keseluruhan,” Ujar Ismu

Pementasan hadrah tersebut memukau para penonton yang melihatnya dengan berbagai macam variasi dalam syair serta gerakan yang ditampilkan, sontak membuat pementasan tersebut begitu takjub bagi para penontonya. Namun, tak heran jika hal itu terjadi karena para peserta masing–masing kontingen sudah mempersiapkan latihannya dengan matang.

Salah satu peserta hadrah yang berasal dari Kab.Sanggau, Sarniati menyampaikan bahwa mereka bertekad untuk menampilkan yang terbaik pada acara FSBM XII ini dengan terus berlatih dari siang sampai malam hari. Jadi semuanya telah mereka persiapkan dengan sangat matang.

“Tentunya latihan penuh setiap hari, dari siang sampai malam itu demi memenangkan FSBM ini dan saya berharap generasi muda bisa melestarikan budaya melayu ini,” Ungkap Sarniati

Diakhir kegiatan, dewan juri mengumumkan dari kabupaten mana yang akan menjadi juara dalam hal ini, hasilnya Kabupaten Sanggau meraih juara pertama, Singkawang sebagai juara Kedua, Sekadau meraih juara Ketiga, Kubu Raya meraih harapan 1, Kapuas Hulu meraih harapan 2 dan Kabupaten Landak meraih harapan tiga. (Madah Sekadau/Rija/Reza/Yandi)