Dibuat 1 minggu yang lalu
Dilihat 28
Sekadau Hilir, Madah Sekadau - Bupati Sekadau Aron, menghadiri kegiatan Workshop Envisioning yang digelar di Aula ITKK Sekadau, Rabu (19/11/2025). Kegiatan yang diinisiasi Wahana Visi Indonesia (WVI) bersama Pemerintah Kabupaten Sekadau ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memperluas akses air minum aman dan sanitasi layak di seluruh wilayah Kabupaten Sekadau.
Dalam sambutannya, Bupati Aron menegaskan bahwa pembangunan air minum dan sanitasi merupakan investasi jangka panjang bagi masyarakat Sekadau. Ia menekankan bahwa seluruh program daerah diarahkan sesuai regulasi nasional, yakni Permenkes No. 3 Tahun 2014 tentang STBM dan Permen PUPR No. 10 Tahun 2016 tentang pedoman pelaksanaan pengembangan SPAM. Kedua regulasi ini menjadi fondasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan lingkungan sehat dan infrastruktur air minum yang terpadu serta berkelanjutan.
lebih lanjut Pemerintah Kabupaten sekadau telah menjadikan sektor air minum, sanitasi, dan PHBS sebagai program prioritas dalam RPJMD 2025–2029. Kebijakan ini bertujuan memperluas akses layanan air minum dan sanitasi layak sekaligus memperkuat perilaku hidup bersih masyarakat.
Bupati Aron juga menyebut deklarasi ODF Kabupaten Sekadau pada 7 Agustus 2025 sebagai bukti keberhasilan kolaborasi lintas sektor, serta menegaskan pentingnya ketersediaan air bersih dalam menjaga keberlanjutan pilar STBM.
"Kami sampaikan apresiasi kepada Wahana Visi Indonesia (WVI) atas inisiasi dan dukungan melalui workshop envisioning mewujudkan universal service coverage (usc) WASH FOR All dikabupaten sekadau,"Ujar Aron.
Pada kesempatan ini, ia mengajak seluruh masyarakat memperkuat komitmen bersama agar pembangunan sektor kesehatan dan infrastruktur dasar benar-benar memberikan manfaat hingga ke pelosok desa, serta mendorong optimalisasi sistem informasi dan dashboard cakupan air untuk kebijakan yang lebih tepat sasaran.
"melalui kerja sama ini saya berharap akan terjalin sinergi yang semakin kuat dalam memperluas akses air bersih,
meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan didaerah kita,"Tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Sekadau Teresi Lili, sekaligus Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PPKP) menyatakan bahwa, perumahan dan kawasan permukiman merupakan agenda pembangungan daerah yang dimana salah satunya adalah terkaitan dengan ketersediaan air bersih.
"Perlu saya informasikan bahwa kabupaten sekadau sudah menunjukan kemajuaan yang sangat signifikan, terutama dibidang sanitasi dan air bersih dalam beberapa tahun terakhir,"Ungkap Lili.
"Pertama adalah capaian sanitasi layak dan SBS pada tahun 2024, capaian akses sanitasi layak telah mencapai 74,95%, meningkat dari 63,73% dari tahun 2021,"Pungkasnya. (Madah Sekadau/Nopi/Yd/Ht)