Bupati Aron Pimpin Apel Seribu Santri di Kabupaten Sekadau

Sekadau Hilir, Madah Sekadau – Bupati Sekadau, Aron mengikuti Apel Seribu Santri yang dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Ar-Rahmah, Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kamis (21/10/2021).

Apel tersebut dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2021 dan Maulid Nabi SAW Tahun 1443 Hijriah.

Pada Kesempatan tersebut Aron selaku pembina apel memberikan amanat bahwa, sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahunnnya rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda-beda. Untuk itu pada tahun 2021 mengangkat tema yaitu Santri Siaga Jiwa Raga.

“Maksud tema Santri Siaga Jiwa Raga adalah bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian,” jelas Aron.

Selain itu, ia menjelaskan tema Santri Siaga Jiwa Raga tersebut menjadi sangat penting dan relevan di era pandemi Corona Virus Desease (Covid-19) seperti saat ini, dimana kaum santri tidak boleh lengah dalam menjaga serta menerapkan protokol kesehatan 5M+D (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas dan Doa).

Hal ini juga perlu diperhatikan oleh masyarakat pada umumnya agar tetap menyiagakan jiwa serta raganya demi kepentingan, terutama dalam rangka bersama-sama untuk bangkit dari dampak pandemi Covid-19.

“Kita patut mengapresiasi pengalaman bebrapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan atas dampak pandemi Covid-19,” tambah Aron.

“Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan untuk menghadapi pandemi Covid-19 ditengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimilikinya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sekadau KH.Mudhlar mengungkapkan bahwa peringatan hari santri nasional tahun ini diharapkan santri dapat berjaya dalam arti semakin memahami diri serta berilmu dan berakhlak mulia.

“Untuk itu dalam peringatan ini kami selaku pimpinan pondok pesantren melibatkan berbagai unsur dari Pemerintah Daerah dan tokoh masyarakat untuk dapat memberikan bimbingan dalam mensukseskan kegiatan ini,” ungkap Mudhlar.

“Harapan kita untuk kedepannya juga, mudah-mudahan santri-santri dapat semakin bersemangat untuk selalu ikut serta dalam kegiatan yang melibatkan para santri dan juga sebagai pendekatan antara santri, masyarakat dengan pemerintah daerah,” harapnya.

Usai pelaksanaan apel acara dilanjutkan dengan pertunjukan dari Kepeguruan Seni Bela Diri Pencak Silat Tiga Serangkai asal Kabupaten Sintang serta Pencak Silat Gerakan Aksi Silat Muslim Indonesia (GASMI) Cabang Sekadau yang dimana seluruh peserta pencak silat GASMI tersebut merupakan para santri pondok pesantren Ar-Rahmah Sekadau.

Turut hadir pada acara tersebut, Penasehat Besar Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat, Perwakilan Kapolres Sekadau, Perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Sekadau. (MadahSekadau/Amd/AK)

Bagikan :