Deklarasi ODF Desa Tabuk Hulu, Bupati Aron : Semoga Deklarasi Ini Jadi Motivasi Bagi Desa Lainnya

Belitang Hulu, Madah Sekadau – Bupati Sekadau, Aron menghadiri deklarasi ODF (Open Defecation Free/ Stop Buang Air Besar Sembarangan) Desa Tabuk Hulu, Kecamatan Belitang Hulu – Kabupaten Sekadau – Provinsi Kalimantan Barat Kamis (13/06/2024).

Dalam sambutannya, Bupat Sekadau Aron menyebutkan bahwa setiap orang berhak mendapatkan lingkungan yang sehat bagi pencapaian derajat kesehatan. Untuk bisa mewujudkan kehidupan yang sehat orang nomor satu di bumi lawang kuari ini harus didukung oleh lingkungan yang sehat pula.

Disebutkan Bupati, untuk mewujudkan lingkungan yang sehat menjadi tanggung jawab semua pihak mulai dari pemerintah pusat, daerah hingga masyarakat itu sendiri. Dan dalam penyelenggaraan sebuah pembangunan ujar Bupati Aron hendaknya didasarkan pada lingkungan masyarakat yang sehat, tanpa adanya lingkungan masyarakat yang bersih, maka pembangunan itu tidak mudah dilaksanakan.

“Kesehatan merupakan pilar utama dalam kemajuan suatu daerah, dan saya percaya bahwa dengan usaha dan tekad kita bersama maka gerakan stop buang air besar sembarangan ini bisa kita wujudkan di Desa Tabuk Hulu ini, semoga deklarasi kita hari ini bisa memotivasi desa-desa lainnya terutama di Kecamatan Belitang Hulu untuk melaksanakan program ini,”Tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau Henry Alpius dalam laporannya menyebutkan bahwa deklarasi ODF ini merupakan stimulasi untuk mewujudkan desa sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

Sebut Henry setidaknya ada 5 pilar STBM yaitu stop buang air besar sembarangan, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, mengelola air minum dan makanan rumah tangga yang aman, mengelola sampah rumah tangga dengan aman, serta mengelola limbah cair rumah tangga.

“Desa STBM akan dapat diwujudkan salah satunya melalui deklarasi ODF atau stop buang air besar sembarangan, dan dengan ODF dapat menurunkan kejadian penyakit berbasis lingkungan, diantaranya penyakit diare, thypoid, cacingan serta lainnya, dan penyakit-penyakit tersebut dapat menjadi penyebab timbulnya kondisi stunting pada bayi dan balita,”Tandasnya.

Henry melanjutkan, STBM merupakan kebijakan strategi nasional yang bertujuan untuk memberi arahan baru pada sektor sanitasi sekaligus mendorong percepatan pencapaian sustainable development goal’s (SDG’S) dan kebijakan tersebut sudah dikuatkan menjadi Permenkes No 03 Tahun 2024 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

“Tujuan yang ingin dicapai dari STBM adalah terwujudnya kondisi sanitasi total melalui pemberdayaan masyarakat, dimana seluruh komponen masyarakat mampu melaksanakan 5 pilar STBM, Desa ODF juga merupakan cikal bakal terwujudnya kabupaten sehat, dan kabupaten sehat itu sendiri dimaknai sebagai suatu kondisi kesehatan yang bersih, nyaman dan aman untuk dihuni,”Pungkasnya. (Madah Sekadau/Yd/Ht).

Bagikan :
error: Konten di Proteksi