Dinas LH Sekadau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen KLHS RPJMD 2025-2029

Sekadau Hilir, Madah Sekadau – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau menggelar acara Konsultasi Publik Tahap I Penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sekadau Tahun 2025-2029 bertempat di Aula Sekretariat PKK, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Selasa (28/5/2024).

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sekadau Hironimus didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau Apeng Petrus serta Ketua Tim Ahli Penyusunan KLHS Provinsi Kalimantan Barat Mayadata.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau Apeng Petrus mengungkapkan bahwa sesuai dengan penyusunan KLHS RPJMD Kabupaten Sekadau Tahun 2025-2029 tersebut merupakan salah satu tahapan yang dilakukan yaitu Konsultasi Publik Tahap 1 yang juga merupakan salah satu prinsip yang terlingkup dalam penyusunan KLHS yang partisipatif.

“Sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, prinsip ini menekankan bahwa KLHS harus dilakukan secara terbuka dan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya yang terkait dengan kebijakan, rencana dan/atau program,” ungkap Apeng.

Dengan prinsip tersebut, lanjut dia, diharapkan proses dan produk kebijakan, rencana dan/atau program semakin mendapatkan legitimasi atau kepercayaan publik.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sekadau Hironimus menyebut bahwa Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) merupakan upaya untuk mencari trobosan dan memastikan bahwa pada tahap awal penyusunan kebijakan, rencana dan/atau program prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan sudah dipertimbangkan.

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, Pasal 15 Ayat 1 Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib membuat KLHS untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan rencana dan/atau program,” sebut dia.

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan adalah upaya dasar dan terencana yang memadukan dimensi lingkungan hidup, sosial dan ekonomi ke dalam strategi pembangunan untuk menjamin keutuhan lingkungan, kesejahteraan dan mutu hidup generasi kini dan masa depan.

Adapun maksud diselenggarakan acara KLHS RPJMD tersebut adalah memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembanguan dan/atau kebijakan, rencana dan/atau program pada rancangan perubahan RPJMD Kabupaten Sekadau.

Serta dengan tujuan yaitu untuk memastikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dan kajian terkait lingkungan hidup telah termuat sebagai dasar penyusunan RPJMD.

Hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sekadau Matius Jon, perwakilan Wahana Visi AP Sekadau, perwakilan perusahaan Kelapa Sawit serta para perwakilan SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau. (MadahSekadau/Amd/Ht)

Bagikan :
error: Konten di Proteksi