Sengitnya Laga Final Gala Desa Sepak Bola Wanita

Sengitnya Laga Final Gala Desa Sepak Bola Wanita

Sengitnya Laga Final Gala Desa Sepak Bola Wanita

 

Nanga Taman, Madah Sekadau - Laga Final Sepak Bola Wanita dalam Gala Desa di Nanga Taman yang mempertemukan tim Sepak bola wanita dari Desa Nanga Kiungkang dengan Desa Meragun, Sabtu (24/11) berlangsung secara sengit. Pertandingan tersebut dilansungkan di lapangan Sepak Bola Kampung Padang Desa Nanga Taman, Kec. Nanga Taman Kab. Sekadau.

Kedua tim tersebut sejak awal diunggulkan untuk melaju ke final. Sejak awal pertandingan kedua tim sudah menurunkan pemain-pemain terbaiknya untuk bertanding pada laga tersebut. Para pemain dari kedua tim yang sama-sama mengeluarkan kemampuan terbaiknya, membuat jalannya pertandingan semakin menarik.

Apiknya permainan dari kedua tim tak khayal membuat banyaknya jual beli serangan dalam pertandingan tersebut. Piawainya kedua kiper yang menjaga gawangnya membuat pertandingan yang begitu menguras hati para penontonnya berakhir dengan skor kacamata(0-0, Red).

Kedua tim yang sama kuat mengakibatkan pertandingan diputuskan dengan adu pinalti. Penendang pertama dimulai dari tim Desa Nanga Kiungkang, yang pada akhirnya bola ditendang mengenai mistar gawang dari kiper tim Desa Meragun. Selanjutnya penendang dari tim Desa Meragun dengan mudahnya membobol gawang kiper dari tim Desa Nanga Kiungkang, skor 1-0 untuk tim Desa Meragun.

Tidak mau berputus asa, pemain dari Desa Nanga Kiungkang melakukan tendangan yang cukup keras, hingga menyulitkan kiper dari Desa Meragun untuk menangkap si kulit bundar dan akhirnya skor menjadi satu sama untuk kedua tim. Adu Pinalti masih berlanjut, kini giliran pemain dari Desa Meragun yang melakukan tendangan pinalti. Bola yang ditendang cukup keras dan menyamping, hingga membuat sang kiper dari Desa Nanga Kiungkang tertatih dan tidak mampu untuk menangkapnya, akhirnya merubah skor menjadi 2-1 untuk Desa Meragun.

Setelah tercapai skor 2-1, para penendang pinalti dari kedua tim sama-sama tidak mampu menjebloskan gawang kembali, hingga penendang terakhir tak ada gol yang tercipta, adu pinati tersebut ditutup dengan skor 2-1 yang membuat tim keseblasan dari Desa Meragun akhirnya menumbangkan tim kesebelasan dari Desa Nanga Kiungkang.

Kepala Desa Meragun yang sekaligus menjadi kapten tim, Ima Kulata mengungkapkan perasaan gembiranya setelah memenangkan pertandingan yang begitu menegangkan tersebut.

"Saya merasa senang sekali,karena ini adalah mimpi kami sebagai tim pemenang dalam Gala Desa ini. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Desa dan kampung halaman kami," Ungkap Kulata.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Kemenpora yang telah mempercayakan Kabupaten Sekadau khusunya Kecamatan Nanga Taman untuk diselenggarakan Gala Desa ini, sehingga bibit bobot para pemain bisa dicari dengan adanya Gala Desa tersebut. Mudah-mudahan Kecamatan Nanga Taman nanti bisa menjadi tuan rumah Gala Desa seperti sekarang," Ujarnya.

Selanjutnya Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kabupaten Sekadau,Paulus Onem mengatakan bahwa pertandingan Gala Desa ini diharapkan mampu memotivasi olag raga di Desa, dengan adanya kegiatan Gala Desa ini masyarakat Desa akan antusias dalam mengadakan perlombaan olahraga seperti sepak bola dan lainnya.

"Kalau kita amati dari pertandingan tadi cukup seru antara Desa Meragun dan Desa Nanga Kiungkang, sepertinya itulah yang diharapkan oleh para masyarakat," Kata Onem.

"Tanggapan saya, pertandingan itu memang untuk memotivasi olag raga di pedesaan khusunya. Dengan adanya kegiatan seperti ini, jadi masyarakat Desa akan berantusias untuk mengadakan kegiatan kegiatan olah raga seperti sepak bola dan lainnya," Pungkasnya.

Kegiatan Gala Desa untuk selanjutnya akan diselenggarakan pada tanggal 29 November 2018 yang akan mempertandingkan final sepak bola pria, sekaligus menutup pergelaran tersebut. (Madah Sekadau/Yandi/Halim).