Wabup Sekadau Tinjau Pembangunan Infrastruktur di Tiga Kecamatan Belitang

Wabup Sekadau Tinjau Pembangunan Infrastruktur di Tiga Kecamatan Belitang

Wabup Sekadau Tinjau Pembangunan Infrastruktur di Tiga Kecamatan Belitang

 

Belitang Hulu, Madah Sekadau – Wakil Bupati Sekadau Aloysius memimpin langsung kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan infrastruktur di 3 (Tiga) Kecamatan yaitu Kecamatan Belitang Hulu, Belitang, dan Belitang Hilir, Rabu (18/9).  

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau adalah pembangunan pasar rakyat Desa Tapang Pulau Kecamatan Belitang Hilir, peningkatan jalan kabupaten simpang Setuntung – Sp.5 Padak, pembangunan tambahan sumur kapasitas 1,2L/det Desa Maboh Permai Kecamatan Belitang, dan Peningkatan/renovasi puskesmas Balai Sepuak Kecamatan Belitang Hulu.

Wakil Bupati Sekadau Aloysius mengatakan ada empat titik sentral yang dimonitoring dan evaluasi terkait beberapa pekerjaan pembangunan infrastruktur yang sedang dilaksanakan. Mulai dari pembangunan/renovasi puskesmas Balai Sepuak, ia mengharapkan dapat selesai pada bulan Maret mendatang. Selain itu, ia berharap untuk pembangunan jalan kabupaten simpang Setuntung - Sp.5 Padak dapat selesai tepat waktu.

“Peningkatan/renovasi puskesmas di Kecamatan Belitang Hulu untuk pekerjaannya, saya rasa bisa clear”,Kata Aloysius.

“Untuk pembangunan jalan kabupaten simpang Setuntung - Sp.5 Padak masih melaksanakan pekerjaan pembangunan, dan kita berharap selesai tepat waktu yaitu pada bulan Oktober mendatang, jadi sudah harus selesai”,Ujarnya.

Aloysius menambahkan untuk pembangunan tambahan sumur kapasitas 1,2 L/det sudah diproses sampai 64% progres pekerjaannya. Selain itu, ia menilai untuk pembangunan pasar rakyat Desa Tapang Pulau agar pekerjaannya dipercepat, karena progres pekerjaan baru mencapai 30%.

“Pembangunan tambahan sumur ini sudah diproses sampai 64% progresnya, tingal alat-alatnya saja yang nanti kita selesaikan”,Terang Aloysius.

“Pembangunan pasar rakyat Desa Tapang Pulau ini kalau kita nilai secara kasat mata, pekerjaanya baru berkisar 30%, jika mereka tidak mempercepat pekerjaanya maka tidak akan selesai tepat waktu. Tapi kita akan coba pacu kembali tim pelaksana baik itu dari dinas terkait maupun tim teknis, konsultan dan sebagainya agar bisa diselesaikan secara tepat waktu”,Pungkasnya. (Madah Sekadau/Yandi/Jose)

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau adalah pembangunan pasar rakyat Desa Tapang Pulau Kecamatan Belitang Hilir, peningkatan jalan kabupaten simpang Setuntung – Sp.5 Padak, pembangunan tambahan sumur kapasitas 1,2L/det Desa Maboh Permai Kecamatan Belitang, dan Peningkatan/renovasi puskesmas Balai Sepuak Kecamatan Belitang Hulu.

Wakil Bupati Sekadau Aloysius mengatakan ada empat titik sentral yang dimonitoring dan evaluasi terkait beberapa pekerjaan pembangunan infrastruktur yang sedang dilaksanakan. Mulai dari pembangunan/renovasi puskesmas Balai Sepuak, ia mengharapkan dapat selesai pada bulan Maret mendatang. Selain itu, ia berharap untuk pembangunan jalan kabupaten simpang Setuntung - Sp.5 Padak dapat selesai tepat waktu.

“Peningkatan/renovasi puskesmas di Kecamatan Belitang Hulu untuk pekerjaannya, saya rasa bisa clear”,Kata Aloysius.

“Untuk pembangunan jalan kabupaten simpang Setuntung - Sp.5 Padak masih melaksanakan pekerjaan pembangunan, dan kita berharap selesai tepat waktu yaitu pada bulan Oktober mendatang, jadi sudah harus selesai”,Ujarnya.

Aloysius menambahkan untuk pembangunan tambahan sumur kapasitas 1,2 L/det sudah diproses sampai 64% progres pekerjaannya. Selain itu, ia menilai untuk pembangunan pasar rakyat Desa Tapang Pulau agar pekerjaannya dipercepat, karena progres pekerjaan baru mencapai 30%.

“Pembangunan tambahan sumur ini sudah diproses sampai 64% progresnya, tingal alat-alatnya saja yang nanti kita selesaikan”,Terang Aloysius.

“Pembangunan pasar rakyat Desa Tapang Pulau ini kalau kita nilai secara kasat mata, pekerjaanya baru berkisar 30%, jika mereka tidak mempercepat pekerjaanya maka tidak akan selesai tepat waktu. Tapi kita akan coba pacu kembali tim pelaksana baik itu dari dinas terkait maupun tim teknis, konsultan dan sebagainya agar bisa diselesaikan secara tepat waktu”,Pungkasnya. (Madah Sekadau/Yandi/Jose)