Bupati Sekadau Buka Turnamen Lawang Kuari Cup ke 3 Tahun 2019

Bupati Sekadau Buka Turnamen Lawang Kuari Cup ke 3 Tahun 2019

Bupati Sekadau Buka Turnamen Lawang Kuari Cup ke 3 Tahun 2019

 

Sekadau Hilir, Madah Sekadau -  Bupati Sekadau, Rupinus membuka secara resmi turnamen sepak bola Lawang Kuari Cup ke 3 tahun 2019, yang dilaksanakan di lapangan Ej.Lantu, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Jumat (22/11). Kegiatan turnamen sepak bola tersebut diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sekadau ke 15.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sekadau, Rupinus menyambut baik diadakannya turnamen sepak bola tersebut, dan pada kesempatan ini juga PSSI Kab.Sekadau dapat menemukan bibit-bibit berkualitas dan berprestasi untuk dapat mewakili Kab.Sekadau pada ajang sepak bola di tingkat yang lebih tinggi.

“Dalam satu tahun Asosiasi PSSI Kab.Sekadau menggelar turnamen sepak bola, diantaranya itu Bupati Cup dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia, dan pada saat ini adalah turnamen sepak bola Lawang Kuari Cup dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Sekadau,” jelas Rupinus.

“Sebenarnya sampai saat ini turnamen sepak bola Lawang Kuari sudah lebih dari yang ke tiga, dikarenakan ada suatu dan lain hal pada 2 tahun sebelumnya tidak dilaksanakan turnamen ini,” tambahnya.

Sementara itu Plh. Ketua Asosiasi PSSI Kabupaten Sekadau, Albertus Pinus mengungkapkan bahwa peminat sepak bola di Kabupaten Sekadau kian lama kian meningkat, seperti pada tahun ini anggota tim yang telah mendaftar pada turnamen sepak bola Lawang Kuari Cup ke 3 tersebut berjumlah 60 club.

“Hari ini kita adakan turnamen sepak bola dengan jumlah tim yang semakin lama kian meningkat, pada turnamen sepak bola yang lalu kurang lebih diikuti lima puluh enam tim sekarang sudah terdaftar sebanyak enam puluh tim sepak bola sekadau,” ungkap Albertus Pinus.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada turnamen sepak bola Lawang Kuari Cup ke 3 tersebut hanya diperbolehkan mendaftarkan pemain yang hanya berdomisili di Kabupaten Sekadau saja, agar sportifitas pemain tetap terjaga dengan baik.

“Kami tidak mengambil pemain dari luar untuk acara ini, dikarenan ketika ada orang luar yang ikut bertanding dan mereka yang belum mengetahui atau mengenali budaya kita, ditakutkan hal tersebut dapat menimbulkan suatu permasalahan dilapangan,” ungkapnya.

Turnamen yang dimulai pada tanggal 22 Nopember sampai dengan 17 Desember 2019 tersebut memperebutkan satu piala bergilir Lawang Kuari Cup dengan jumlah tim yaitu 60 club, diawali dengan persaingan sengit antara 2 tim kesebelasan yaitu PS. Mahap versus Gorita FC. (MadahSekadau/Amd)