Hadiri Pengukuhan Anggota MUI Kabupaten Sekadau, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau harapkan Pengurus Dapat Jalani Tugas Sesuai Peran dan Fungsinya

Hadiri Pengukuhan Anggota MUI Kabupaten Sekadau, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau harapkan Pengurus Dapat Jalani Tugas Sesuai Peran dan Fungsinya

Hadiri Pengukuhan Anggota MUI Kabupaten Sekadau, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau harapkan Pengurus Dapat Jalani Tugas Sesuai Peran dan Fungsinya

 

Sekadau Hilir, Madah Sekadau – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sekadau menggelar acara Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Kabupaten Sekadau Masa Khidmat 2018 – 2023 yang dilaksanakan di Istana Kusuma Negara, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kamis (9/1). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Zakaria.

Ketua MUI Kabupaten Sekadau, Mudhlar di dalam sambutannya mengatakan tugas serta kewajiban MUI dalam mewujudkan kehidupan yang positif sesuai dengan pedoman dasar dan pedoman rumah tangga MUI, pengurus diharuskan memiliki tanggung jawab yang besar.

“Untuk mewujudkan kehidupan organisasi yang tertib, dinamis dan berwibawa, pengurus harus memiliki tanggung jawab penuh untuk melaksanakan tugas dan kewajiban kepengurusan sesuai yang diatur oleh Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga MUI,” Kata Mudhlar.

Sementara itu Ketua Umum MUI Provinsi Kalimantan Barat, M.Basri Har menyampaikan bahwa MUI Kabupaten Sekadau harus dapat menjadi pembimbing umat agar dapat selalu mengikuti ajaran agama Islam, ia juga berharap MUI Kabupaten Sekadau selalu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mengkonsumsi makanan halal menurut syariat Islam.

“Kabupaten Sekadau harus dapat menjadi daerah yang aman, tenang dan rukun, karena bagaimanapun  MUI punya peran dan tugas untuk membimbing umat agar selalu menaati ajaran-ajaran agamanya, maka insya Allah  umat islam dengan betul menjalankan syariat agama dengan benar maka tidak akan ada kekerasan dan radikalisme,” ungkap M.Basri Har.

“Kemudian menyangkut pada produk Halal kita berharap  MUI Kabupaten Sekadau bisa semakin mensosialisasikan kewajiban umat islam untuk mengkonsumsi makanan yang halal dengan cara memberikan sosialisasi kepada para pelaku usaha agar dapat memberikan kenyamanan kepada para konsumen,” tambahnya.

MUI merupakan wadah organisasi para ulama untuk dapat meningkatkan hubungan kerja sama antar organisasi, lembaga Islam dan cendikiawan muslim dalam memberikan bimbingan dan tuntunan kepada masyarakat khususnya umat Islam, serta menjadi penghubung antara ulama dan umara.

Pada Kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Zakaria menjelaskan bahwa MUI merupakan Lembaga Independen yang mewadahi para ulama, zuama dan cendikiawan Islam yang bertujuan untuk membimbing, membina dan mengayomi umat Islam di Indonesia.

“Sebagai organisasi independen tentunya MUI sangat berperan dan berpartisipasi aktif membantu pemerintah dalam pembinaan umat Islam, salah satu tugas berat dan penting MUI adalah menjaga amanah untuk mengawal perjalanan umat dan bangsa Indonesia kedepan menuju Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur,” jelas Zakaria.

“Saya berharap kepada pengurus MUI Kabupaten Sekadau yang baru saja dikukuhkan hari ini dapat menjalankan tugas sesuai dengan peran dan fungsinya sehingga keberadaan MUI di Kabupaten Sekadau dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Adapun susunan pengurus dewan pimpinan MUI Kabupaten Sekadau masa khidmat 2018 – 2023 yaitu Dewan Pertimbangan yang diketuai oleh Kepala Kantor Kamenterian Agama Kabupaten Sekadau.

Dewan Pimpinan Harian dipimpin oleh Ketua Umum, Mudhlar, Ketua I, Muslimun, Ketua II, Suprapto, Ketua III, Abdlillah.

Sedangkan Komisi Fatwa diketuai oleh Sunari. Komisi Ukhuwah Islamiyah diketuai oleh, Syamsul Mu’arif. Komisi Dakwah diketuai oleh, M.Akhsen.Komisi Pendidikan dan Pembinaan Seni Budaya Islam diketuai oleh Syamsul Bakhrie.Komisi Pengkajian dan Penelitian diketuai oleh, Marwan.Komisi Hukum dan Perundang-Undangan diketuai oleh, Roni Faisal Pasaribu. Komisi Pemberdayaan Ekonomi diketuai oleh M.Thamrin. Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja dan Kelaurga diketuai oleh Agustina. Komisi Kerukunan Ummat Beragama diketuai oleh, Chairuddin.

(MadahSekadau/Amd/Komi)