Pelaksanaan Pilkada 2020 di Belitang Hilir Sudah Menerapkan Protokol Kesehatan dengan Baik

Belitang Hilir, Madah Sekadau – Penjabat Sekretaris Daerah, Frans Zeno melaksanakan monitoring pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sekadau Tahun 2020. Monitoring dilaksanakan di wilayah Belitang Hilir, Rabu (9/12/2020).

Monitoring ini bertujuan untuk mengawasi dan mengawal pelaksanaan pilkada berjalan dengan baik dan secara khusus mengontrol penerapan protokol kesehatan.

Tempat Pemungutan Suara yang menjadi titik kunjungan yaitu TPS 01, TPS 04, dan TPS 08 yang berada diwilayah Sungai Ayak, Kecamatan Belitang Hilir. Secara umum sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut Pj. Sekda menyampaikan bahwa proses persiapan hingga distribusi logistik sudah berjalan dengan baik dan perhatian selanjutnya adalah proses pelaksanaan pencoblosan hingga penetapan perolehan suara.

“Sejauh ini dapat dipastikan petugas dan logistik untuk masing-masing TPS sudah diterima dalam keadaan baik. Protokol kesehatan juga sudah diterapkan, baik petugas dan pemilih,” ujar Frans Zeno.

Pelaksanaan pilkada yang baik dan lancar diharapkan bisa melahirkan hasil yang berkualitas. Tentunya dimasa pandemi saat ini berbeda dengan pilkada sebelumnya. Kelengkapan alat kesehatan berupa thermo gun, masker, dan sarana cuci tangan merupakan sebagian kecil hal yang harus dipersiapkan pihak penyelenggara.

“Ini merupakan tugas pemerintah untuk melindungi masyarakat dalam upaya meredam dan mencegah penyebaran Covid-19,” tegas Frans Zeno disetiap TPS yang dikunjungi.

Pemilihan diprediksi berlangsung cepat karena hanya memilih calon Bupati-Wakil Bupati, dan untuk Kabupaten Sekadau diikuti oleh dua pasangan calon. Dimulai jam tujuh pagi dan berakhir jam satu siang, selanjutnya dilakukan proses penghitungan hasil.

Frans Zeno meminta kepada masyarakat agar berpartisipasi pada proses pilkada ini dan menghormati penetapan perolehan suara sebagai bagian dari sarana untuk melaksanakan hak demokrasi.

“Kita berharap masyarakat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan TPS masing-masing sehingga hak suaranya bisa digunakan, dan kedua apapun hasilnya kita bisa menerima dengan lapang dada,” harapnya.

“Sampai saat ini satuan tugas tidak akan kendor untuk melaksanakan tugasnya terkait dengan penanganan covid-19 untuk melakukan tracing kemudian terkait dengan bagaimana pendataan pada masyarakat yang melakukan perjalanan dan terkonfirmasi covid-19,” ungkap Frans Zeno.

Turut hadir dalam monitoring ini Asisten Pemerintahan dan Kesra, Plt. Kepala Dinas Dukcapil, inspektorat, dan Kepala Bagian Hukum Kabupaten sekadau. (MadahSekadau/Aan/AK)

Bagikan :