Pemda Sekadau Optimis Capaian PK21 di Sekadau Sesuai Target

Sekadau Hilir, Madah Sekadau –  Pemerintah Kabupaten Sekadau menerima Kunjungan Plt. Deputi Bidang Advokasi, Pergerakan dan Informasi (ADPIN) BKKBN RI Pusat di ruang rapat Wakil Bupati Sekadau, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kamis (10/6/2021). Kunjungan tersebut dalam rangka Evaluasi Capaian Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK21) di Kabupaten Sekadau.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sekadau, Fendy didampingi Direktur KIE BKKBN Pusat, Eka Sulistia Ediningsih, Inspektur Wilayah I BKKBN Pusat, Chinggih Widanarto dan Kaper BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Tenny Calveny Soriton.

Pada Kesempatan tersebut, Fendy mengatakan bahwa capaian PK21 Kabupaten sekadau hingga saat ini sudah mencapai 73,19 % yang tentunya bukan sebuah pekerjaan yang mudah, karena dengan capaian ini dapat terlaksana dari adanya keoptimisan dalam mendata masyarakat di Kabupaten Sekadau.

“Jadi perlu saya sampaikan bahwa di Kabupaten Sekadau ini terdapat 7 Kecamatan dengan jumlah Desa yaitu 87 Desa, dengan jumlah desa ini ada beberapa desa yang memiliki tingkat kesulitan akses yang tinggi, salah satunya itu pada Desa Tembaga di Kecamatan Naga Mahap,” Kata Fendy.

“Saya bisa merasakan bagaimana kesulitan teman- teman melakukan pendataan terhadap keluarga yang tinggal di tempat yang jauh dengan kondisi jalan yang hanya beralaskan satu keping papan kayu untuk akses jalan berlumpur,” jelas dia.

Selanjutnya Fendy menambahkan terkait dengan intervensi stunting, Bupati terpilih Kabupaten Sekadau juga berkomitmen untuk hal ini. Oleh karena itu pada rapat kerja yang sudah dilakukan diharapkan teman-teman di Dinas Kesehatan harus mampu meyakinkan bahwa stunting ini merupakan prioritas nasional yang harus di tuntaskan bersama.

Sementara itu, Direktur KIE BKKBN Pusat, Eka Sulistia Ediningsih mengungkapkan Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau bersama teman-teman penyuluh sudah sangat piawai dalam menjalankan langkah-langkah dalam mengupayakan sesuatu yang tidak normatif dalam menjalankan capaian PK21 tersebut.

“Saya ingat bahwa sebagai daerah pembangunan Kabupaten Sekadau ini Kampung KB yang pertama terdapat di Sekadau, inovasi-inovasi Kampung KB yang tidak ada di panduan juga terdapat di Sekadau, jadi semuanya itu ada di Sekadau,”

“Artinya saya bisa optimis serta memaklumi ketika Pak Kaper melaporkan kepada kami bahwa Kabupaten Sekadau menjadi yang terdepan didalam PK21 ini,” pungkasnya.

Direktur KIE BKKBN Pusat itu berharap pada Dana Alokasi Khusus dan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) bisa untuk mendukung pembiayaan simultan yang dikeluarkan oleh  BKKBN kepada teman-teman penyuluh KB dalam menerapkan PK21.

Hadir juga pada kegiatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kab.Sekadau, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dinas Kesehatan PP dan KB Kab.Sekadau, serta Penyuluh KB se-Kabupaten Sekadau.

Bagikan :