Pemkab Sekadau Umumkan Empat Orang Warga Sekadau Negatif Covid-19

Sekadau Hilir, Madah Sekadau – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sekadau menggelar Press Release mengenai perkembangan terkini penanganan wabah Covid-19 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Sekadau, kantor Bupati Sekadau, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Senin (23/6). Press Release tersebut dalam rangka mengumumkan 4 orang dinyatakan negatif Covid-19.

Pada tanggal 23 Juni 2020, Pukul 12.00 WIB, Dinas Kesehatan, PP dan KB Kabupaten Sekadau mendapat laporan hasil pemeriksaan swab melalui Pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (RT PCR) Metode Real Time yang dilakukan di Laboratorium Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak.

Wakil Bupati Sekadau, Aloysius menjelaskan bahwa keempat warga Sekadau setelah diketahui hasil rapid testnya reaktif sudah dilakukan pemeriksaan swab di laboratorium Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak negatif Covid-19.

“Empat orang yang dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan uji swab pertama dan kedua, yaitu pertama laki-laki berusia 53 tahun asal Kecamatan Belitang Hilir, kedua laki-laki berusia 22 tahun asal Kecamatan Sekadau Hilir. Ketiga, laki-laki berusia 38 tahun asal Kecamatan Sekadau Hilir dan keempat laki-laki-laki berusia 37 tahun asal Kecamatan Sekadau Hilir,” jelas Aloysius.

“Keempat orang yang negatif COVID-19 ini diambil sampel swab pada 17 dan 18 Juni 2020. Setelah diketahui hasil screening melalui rapid test-nya reaktif,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius memaparkan bahwa hasil swab pertama terhadap pasien berusia 53 tahun asal Kecamatan Belitang Hilir sudah hampir 50 hari, sehingga pihaknya berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalbar agar pasien tersebut di-swab ulang.

“awalnya kita dapati dengan hasil negatif. Selanjutnya kita minta dilakukan swab ulang untuk memastikan dan pasien tidak lama menunggu hasil yang pertama. Jadi, ini sebetulnya swab yang kedua dan ketiga,” papar Henry.

“walaupun reaktif bukan berarti positif COVID-19. Dari hasil rapid test yang reaktif tersebut kemudian dilanjutkan dengan swab. Hasil swab inilah yang menentukan positif atau tidak. Jadi kami himbau kepada masyarakat, jangan ada lagi penolakan-penolakan untuk rapid test,” tutup Henry.

Dengan demikian data hari ini sampai pukul 15.00 keadaan Covid-19 di Kabupaten Sekadau dengan jumlah
ODP 100, OTG 6, PDP 1, Hasil Laboratorium RL.PCR : Terkomfirmasi 3 orang, Negatif 10 orang, dan sedang menunggu hasil Pemeriksaan Laboratorium PCR = 4 orang, Selesai masa pemantauan 883 orang, Sembuh 7 orang.

(MadahSekadau/Amd/AK)

Bagikan :