Dinkes PP & KB Gelar Sosialisasi Pemeriksaan Kebugaran Jasmani Bagi Instansi Pemerintah, Swasta dan Aktifitas Fisik

Sekadau Hilir, Madah Sekadau – Asisten Perekonomian & Pembangunan, Paulus Yohanes membuka kegiatan Sosialisasi Pemeriksaan Kebugaran Jasmani bagi Instansi Pemerintah, Swasta, Aktivitas Fisik yang berlangsung di Hotel Multi, Kamis (4/11/2021). Kegiatan ini sebagai upaya untuk membudayakan dan meningkatkan aktifitas fisik pada ASN secara terintegrasi untuk mengurangi pola hidup sedentary Lifestyle (gaya hidup kurang gerak).

Kesehatan olahraga adalah upaya kesehatan yang memanfaatkan olahraga atau latihan fisik untuk meningkatkan derajat kesehatan. Aktivitas fisik itu sendiri merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan 12 indikator hidup sehat dengan tujuan untuk menekan angka penderita Penyakit Tidak Menular (PTM).

Berdasarkan data dari Seksi PTM dan Keswa Bidang P2P Dinas Kesehatan PP&KB Kabupaten Sekadau pada tahun 2020 menunjukan Penyakit Tidak Menular (PTM) Kabupaten Sekadau dari 18.078 yang diperiksa didapati 4.732 Penderita Hipertensi dan dari 3.918 yang diperiksa terdapat 566 Penderita Diabetes Melitus.

Peserta kegiatan terdiri dari Petugas Pengelola Program Kesehatan Olahraga di 12 Puskesmas Se-Kabupaten Sekadau dan Pejabat Teknis dari OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau.

Dalam sambutannya Paulus Yohanes menekankan pentingnya pengukuran kebugaran untuk mendukung tercapainya pembangunan di Kabupaten Sekadau.

“Diharapkan setelah dilakukan kegiatan sosialisasi pengukuran kebugaran jasmani ASN dan Pegawai Swasta dapat melakukan pengukuran secara mandiri sehingga dapat mewujudkan ASN Kabupaten Sekadau yang sehat, bugar dan produktif”, harapnya.

Secara khusus kegiatan ini menitik beratkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta untuk memeriksa kebugaran jasmani secara mandiri dan upaya menggalakkan kegiatan olahraga pada masing-masing instansi disertai dukungan dana dan regulasi.

Kepala Bidang Keluarga Berencana Dinkes PP & KB, Wilhelmus Pranseda dalam laporannya menyampaikan bahwa pengukuran kebugaran merupakan kerangka tes lapangan yang harus dilakukan secara berurutan.

“Pengukuran kebugaran jasmani dapat dilakukan secara individu dengan cara menggunakan aplikasi SIPGAR yang telah tersedia dan dapat didownload di Play Store Hp Android”, katanya.

Dinkes PP dan KB Sekadau mengundang perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat untuk menjadi narasumber yang mensosialisasikan tentang aplikasi SIPGAR. Aplikasi SIPGAR merupakan aplikasi pencatatan pemeriksaan kondisi fisik seseorang yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu dengan mengunakan metode Rockport.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan dua unit sprayer disinfektan kepada perwakilan SMAN 1 Sekadau dan perwakilan SMKN 1 Sekadau.

“Alat ini sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 pada dua sekolah ini. Semoga bisa membantu”‘ ujar Pranseda. (MadahSekadau/Aan/AK)

Bagikan :