Bupati Sekadau Buka Konferensi Daerah XXI GKII Daerah Belitang

Belitang Hulu, Madah Sekadau – Bupati Sekadau, Aron membuka pelaksanaan Konferensi Daerah XXI Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII)Daerah Belitang Wilayah I Kalimantan Barat. Berlangsung di Gereja Kemah Injil Indonesia Balai Sepuak, Belitang Hulu, Senin (19/7/2021).

Ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tujuh kali oleh Bupati Sekadau konferensi yang berlangsung pada 19 Juli hingga 22 Juli 2021 ini resmi dibuka. Kegiatan dalam konferensi meliputi evaluasi kinerja badan pengurus periode 2016-2021, menyusun garis-garis besar program kerja lima tahun yang akan datang, penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah Menengah Teologi Kristen Eben Haizer (APBS), mutasi beberapa kepala sidang, dan pemilihan Ketua Daerah dan pengangkatan Badan pengurus Daerah Belitang periode 2021-2026.

Ide dan gagasan serta pimpinan yang lahir dalam konferensi ini diharapkan dapat berkontribusi melalui kerjasama dengan pemerintah untuk memajukan daerah. Konferensi ini di yakini menjadi salah satu wadah untuk membentuk kualitas jiwa spiritual jemaat, serta dapat menyatukan pemikiran dan pemahaman bersama untuk merencanakan berbagai program yang akan dilaksanakan.

Bupati Sekadau sangat mengapresiasi kegiatan ini, dirinya juga mengharapkan, melalui konferensi ini akan menghasilkan perencanaan yang berorientasi pada pelayanan. Selain itu, melalui konferensi ini juga diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis untuk kemajuan pelayanan di semua jemaat,  yang tentu akan berdampak positif pada pembangunan iman ada lingkup jemaat maupun di lingkungan masyarakat luas.

“Ide yang disampaikan dalam forum ini betul-betul mampu diterjemahkan ketengah-tengah masyarakat agar Gereja bisa berkembang. Karena dengan berkembangnya gereja, pemerintah dimudahkan,”  harap Aron.

Mengusung tema “Gereja yang bertumbuh, bertambah dan berdampak” Pendeta Charles Rusli sebagai Ketua Wilayah I Kalimantan Barat  mengharapkan pertumbuhan umat dan iman diwilayah Belitang  menjadi lebih baik.

“Dengan konferensi ini dalam rangka mewujudkan visi dan misi GKII wilayah I Kalimantan Barat membawa dan dan mengalami pertumbuhan yang sehat, mengalami pertambahan dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Mengusung tema “Gereja yang bertumbuh, bertambah dan berdampak” mengharapkan pertumbuhan umat dan iman diwilayah Belitang  menjadi lebih baik.

Pengembangan organisasi keagamaan sudah masuk dalam beberapa program  pemerintah daerah, diantaranya pembangunan fisik rumah ibadah, dan pengembangan sumberdaya manusia pada masing-masing pengurus.

Sebagai informasi bahwa Gereja Kemah Injil Indonesia daerah Belitang menaungi 42 gereja, 2 gereja ada di Kecamatan Ketungau Tengah Kabupaten Sintang, 1 Lembaga Sekolah Teologi, pendeta 27 orang, vikaris 16 orang, evangelis 8 orang serta tenaga PPL sebanyak 7 orang dengan jumlah jemaat sebanyak 9.419 jiwa. (MadahSekadau/Aan/AK)

Bagikan :